Kado Istimewa dari Malingsia

INDONESIA …..Negara Merdeka yang dicapai dengan penuh perjuangan hingga sekarang masih terus diinjak harga dirinya, terutama oleh tetangga sebelah “MALINGSIA” yang mungkin menurutnya serumpun atau seagama namun kenyataannya bagaikan negara yang tak punya agama yang bisanya menyiksa dan terang-terangan selalu mengklaim sesuatu itu miliknya wayang kulit, wayang orang, wayang golek, angklung dan yang terbaru adalah tari pendet dalam iklan pariwisata malingsia di Discovery Channel.

tari pendet

Tapi apa yang terjadi oleh pemerintah INDONESIA hehehe seperti biasa Pemerintah INDONESIA hanya dan selalu meminta KADO ISTIMEWA dari PEMERINTAH MALINGSIA yaitu kata “MAAF” yah hanya kata maaf saja selama ini yang diinginkan pemerintah kita, seharusnya pemerintah indonesia bersikap lebih tegas lagi dan lebih keras lagi menghadapi hal-hal semacam ini seperti pemutusan hubungan diplomatik atau mungkin “PERANG”  ….Jadi nafsu nih gue..??@#$$%

Sampai kapan hal ini akan dibiarkan dan menyakiti rakyat indonesia sampai kapan macan asia tertidur dan lelap dengan mimpi-mimpi indahnya atau mungkin pemerintahan banci yang selalu senang dengan kata MAAF.

“MARI KITA JAGA APA YANG KITA PUNYA  DAN JANGAN TAKUT UNTUK KATAKAN KAMI BANGSA INDONESIA

garuda_pancasila

Berhenti Merokok

Kenapa yah untuk masalah yang satu ini susahnya minta ampun, Padahal sudah banyak korbannya, nah bagi yang ingin berhenti merokok dibulan puasa ini nih bulan berkah sekalian niat berhenti merokok. kok dibulan puasa..??

Yah karena bila kita berpuasa didahulukan dengan niat begitupun untuk berhenti merokok. coba dech kamu pikir bila kita berpuasa  kita tidak merokok -/+ 14 jam,bila kita memang niat berhenti merokok dengan serius sehabis buka,shalat,taraweh terus bobo besok sahur dan puasa lagi jadi lupakan ngerokoknya… hehehe kalo bisa..??

Baca lebih lanjut

Upacara HUT RI Bawah Laut

garuda_pancasila

TNI170809

UPACARA BAWAH LAUT : Sejumlah penyelam TNI AL mengibarkan bendera merah putih di bawah laut saat peringatan detik detik proklamasi kemerdekaan RI ke-64 di perairan Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, Senin (17/8). Upacara bawah laut tersebut merupakan rekor dunia pertama sekaligus memecahkan kembali rekor dunia penyelaman massal dengan jumlah penyelam 2486 . ( FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo/mes/09. )

Manado ( Berita ) :  Sebanyak 122 Admiral (Laksamana) dari 33 negara peserta Sail Bunaken, menghadiri upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-64, di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), 17 Agustus 2009, Manado, Senin [17/08] .

Upacara yang dipimpin langsung Gubernur Sulut, SH Sarundajang itu, para admiral langsung berbaur dengan jajaran tamu dan pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.

Admiral negara-negara sahabat itu terdiri dari delegasi Amerika Serikat, Australia, Inggris, Filipina, Brunei, India, Kamboja, Malaysia, Nigeria, Selandia Baru, Pakistan, Portugal, Cina, Thailand, Singapura, dan Timor Leste.

Brazil, Rusia, Prancis, Korea Selatan,  Jepang,  Turki, Cili, Bangladesh, Kanada, Belanda, Arab Saudi, Iran, Italia, Peru, Suriah serta Papua Nugini, termasuk tuan rumah Indonesia.

Baca lebih lanjut